Berita

Wagub Aceh Soroti Program Bappenas di Daerah Tak Terdampak Bencana

Jakarta – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) diminta memperketat perencanaan dan memastikan anggaran rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di Sumatera benar-benar tepat sasaran.

Pasalnya, menurut Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, ada sejumlah program di daerah yang tidak terdampak bencana namun masuk dalam skema perencanaan di luar kegiatan kebencanaan.

“Ada beberapa program yang kami lihat di Bappenas. Bahkan ada beberapa daerah yang sebenarnya tidak terdampak, tetap diakomodir kegiatannya, meski di luar kegiatan bencana. Nah, ini mohon nanti mohon dikoreksi kembali,” katanya dalam Rapat Tingkat Menteri Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang digelar di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat (27/2/2025).

Ia menilai, penyesuaian program tersebut penting dilakukan agar fokus serta efektivitas anggaran benar-benar diarahkan secara optimal kepada wilayah yang terdampak bencana sehingga fokus rehabilitasi dan rekonstruksi lebih tepat sasaran.

Rapat tersebut juga membahas progres rehabilitasi dan rekonstruksi sekaligus memfinalkan Rencana Induk Percepatan Penanganan Pascabencana sebagai acuan lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Wagub Aceh menekankan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan kejelasan realisasi hunian tetap (huntap) harus menjadi prioritas utama.

“khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bireuen yang telah hampir tiga bulan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH),” ujarnya.

Facebook Comments Box
Exit mobile version