Presiden Prabowo Sebut RI Mampu Tangani Bencana Sumatera, Pengamat-PDIP Soroti Hal Ini | BOLA LIAR
AcehGo.com | Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto menyatakan Indonesia mampu menangani bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Di sisi lain, Ahli Sosiologi Bencana NTU, Sulfikar Amir menyoroti sikap pemerintah yang belum menaikkan status bencana di Sumatera ke tingkat bencana nasional. Sementara itu, Juru Bicara PDIP, Ansy Lema menyebut bencana di Sumatera sebagai ‘man-made disaster’ hingga menyinggung persoalan deforestasi sebagai salah satu penyebabnya.
Belum surut pro kontra status bencana nasional di Sumatera, kini polemik lain bergulir. Muncul polemik bantuan asing. Meski ada banyak tawaran bantuan asing, Presiden Prabowo menegaskan, penanganan bencana Sumatera terkendali dan Indonesia mampu menanganinya. Di wilayah terdampak, warga berekspresi mengibarkan bendera putih, sebagai isyarat mendesak pemerintah agar lebih cepat dan serius merespons bencana. Sementara, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyatakan tetap menerima bantuan asing, dengan alasan kemanusiaan. Apa urgensi bantuan asing dalam penanganan bencana Sumatera? Dengan kewenangan hubungan luar negeri berada di tangan pemerintah pusat, apa bantuan asing akan mengganggu kedaulatan atau setidaknya mengganggu otoritas pemerintah?





