Sekda Aceh Lepas Kontingen BAPOMI ke Pomnas XXI, Target Masuk 10 Besar
Banda Aceh, acehgo.com/ – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, melepas kontingen Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Aceh yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XXI di Jawa Tengah, 19–28 September 2025. Prosesi pelepasan berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Kampus Universitas Syiah Kuala (USK), Selasa (16/9).
Dalam sambutannya, M. Nasir menekankan pentingnya sportivitas, disiplin, dan semangat juang tinggi bagi seluruh atlet. Ia berharap Pomnas bisa melanjutkan tren prestasi olahraga Aceh yang sebelumnya sukses menorehkan peringkat 6 pada PON Aceh–Sumut dengan 65 emas, serta memborong 11 emas pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) di NTB. Padahal, pada Fornas sebelumnya kontingen Aceh hanya mampu meraih 1 medali emas.
“Harapan kita, tim Aceh masuk 10 besar. Tren prestasi olahraga kita sedang baik, dan ini harus diikuti pada Pomnas kali ini,” ujarnya.
Sekda juga menekankan pentingnya menjaga perilaku selama berada di arena pertandingan, apalagi seluruh atlet membawa nama baik Aceh. “Jaga diri, tunjukkan disiplin sejak dari pelatih hingga atlet. Disiplin adalah kunci meraih prestasi,” tegasnya. Ia menambahkan, soliditas tim harus dijaga, baik antara atlet, pelatih, maupun ofisial.
M. Nasir bahkan membagikan pengalamannya saat menjadi atlet Pomnas pada 1994 silam. Ia menuturkan, provinsi yang disiplin sejak pagi dan rutin melakukan latihan ringan terbukti mampu meraih medali. “Masuk 10 besar ini bukan hanya target, tapi tekad yang harus kita buktikan,” katanya penuh semangat.
Sementara itu, Ketua BAPOMI Aceh, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., yang juga Chef de Mission atau Ketua Kontingen Aceh, melaporkan bahwa pada Pomnas kali ini Aceh mengirimkan 91 atlet serta 40 pelatih dan ofisial. Dari 17 cabang olahraga yang dipertandingkan, Aceh akan ambil bagian pada 14 cabang.
“Kami optimistis bisa masuk 10 besar. Sebagian besar atlet kita adalah mereka yang juga sudah berjuang di PON lalu,” ujarnya.
Mustanir menjelaskan, persiapan atlet dilakukan secara mandiri oleh para pelatih dengan dukungan perguruan tinggi masing-masing. Ia menyampaikan terima kasih kepada kampus yang telah memberi pembinaan. Hasil seleksi juga sudah dilakukan melalui Pomda di Universitas Teuku Umar, Meulaboh.
Dalam kesempatan itu, Prof. Mustanir menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Gubernur Aceh, Kadispora, para rektor perguruan tinggi, KONI Aceh, serta pengurus provinsi cabang olahraga atas dukungan yang diberikan bagi BAPOMI Aceh.
Acara pelepasan kontingen turut dihadiri Inspektur Aceh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, perwakilan KONI Aceh, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Ketua DWP Aceh, serta perwakilan perguruan tinggi se-Aceh. []





